Zikir dan Doa Bersama di Man 3 Kota Makassar, Wujud Implemenstasi Kurikulum berbasis Cinta

Penulis: A. Aura Regyna Putri

​KIRM3M — MAN 3/PK Kota Makassar melaksanakan zikir dan doa bersama pada Jumat (16/10/2026) di lapangan semi-indoor sekolah. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), khususnya nilai cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada murid MAN 3/PK Kota Makassar, serta membiasakan mereka untuk senantiasa mengingat Allah Swt. dalam kehidupan sehari-hari.  

Foto: A. Muh Fikri Al Ghifary

​Kegiatan zikir dan doa bersama menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membentuk karakter murid yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik maupun nonakademik, tetapi juga memiliki ketenangan hati dan kedekatan kepada Allah Swt. Melalui kegiatan ini, murid MAN 3/PK Kota Makassar diharapkan dapat memahami bahwa mengingat Allah Swt. tidak hanya dilakukan melalui pelafalan zikir, tetapi juga melalui hati dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.  

​Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), khususnya salah satu dari lima panca cinta dalam kurikulum tersebut, yaitu cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya. Selain sebagai bentuk pengamalan ajaran agama, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan serta menumbuhkan rasa cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya.  

​Ahmad Syarifuddin Asis, S.Th.I., selaku pemimpin jalannya kegiatan zikir dan doa bersama, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari penerapan nilai cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya di lingkungan madrasah. Ia juga menegaskan, penerapan nilai tersebut tidak terbatas hanya dengan berzikir dan berdoa, tetapi juga mencakup kegiatan keagamaan lainnya.  

​“Jadi, yang pertama, yang ingin saya sampaikan adalah program zikir dan doa bersama itu merupakan salah satu implementasi dari Kurikulum Berbasis Cinta, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Ini dilaksanakan karena kita sudah berkomitmen untuk mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta. Jadi, semuanya bukan hanya zikir dan doa. Di KBC itu kan ada lima panca cinta, dan salah satu di antara itu adalah cinta Allah dan Rasul-Nya. Cinta Allah dan Rasul-Nya itu kita laksanakan dengan zikir dan doa. Tapi sebenarnya, cinta Allah dan Rasul-Nya di MAN 3 ini tidak hanya zikir dan doa. Kadang kita melakukan, misalnya beberapa pekan lalu, pembacaan Surah Al-Kahfi. Itu juga termasuk implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, cinta Allah dan Rasul-Nya,” ujar Ahmad Syarifuddin Asis, S.Th.I.  

Foto: A. Muh Fikri Al Ghifary

​Salah seorang murid MAN 3/PK Kota Makassar yang mengikuti kegiatan tersebut, Dina Mufida dari kelas X-2, menyampaikan kesan positifnya. Ia merasakan ketenangan setelah mengikuti zikir dan doa bersama serta memperoleh manfaat berupa ketenteraman hati dan pengingat untuk senantiasa bersyukur kepada Allah Swt.  

​“Saya merasa tenang dan senang saat mengikuti kegiatan ini. Manfaatnya, hati menjadi lebih damai, pikiran lebih tenang, serta mengingatkan rasa syukur kepada Allah,” ungkap Dina. 

Foto: A. Muh Fikri Al Ghifary

​Melalui kegiatan zikir dan doa bersama, MAN 3/PK Kota Makassar diharapkan dapat terus menanamkan nilai-nilai keagamaan pada murid madrasah. Kegiatan ini juga diharapkan dapat membiasakan murid untuk senantiasa mengingat Allah Swt. dan menerapkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.  

Redaktur: Adelia Faeezah Putri
Editor: Naurah Rafifah Apriliani

Posting Komentar

0 Komentar