Hari Santri Nasional di MAN 3/PK Kota Makassar, Pelepasan 24 Siswa ke Mesir dan Peluncuran Barisan Sipakainge

Penulis: Nur Aisyahrillah

KIRM3M, - MAN 3/PK Kota Makassar memperingati Hari Santri Nasional pada Kamis, (22/10/2026). Melalui upacara di Lapangan Semi-Indoor MAN 3/PK Kota Makassar. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelepasan 24 siswa yang lolos untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir. Serta peluncuran program Barisan Sipakainge oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.

Upacara Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mengenang peran santri dalam perjuangan bangsa sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman di lingkungan madrasah. Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan 24 siswa yang akan menempuh pendidikan di Mesir. Pelepasan tersebut melibatkan Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah, Kepala Asrama, serta tiga penjamin mutu yang mewakili unsur madrasah, guru, dan siswa.

Foto: Muh. Naufal Alfharo

Rangkaian kegiatan juga mencakup peluncuran program Barisan Sipakainge yang menjadikan MAN 3/PK Kota Makassar sebagai madrasah percontohan (piloting). Program ini mengusung dimensi lingkungan yang bersih, asri, rindang, indah, sehat, serta aman dan nyaman. Pelaksanaannya diarahkan untuk membangun kepedulian warga madrasah melalui penanaman dan perawatan tanaman serta pemeliharaan lingkungan sekolah secara berkelanjutan.

Dr. Hj. Suhaemi Syam, M.Pd., salah satu guru MAN 3/PK Kota Makassar sekaligus Ketua Program Sipakainge, menjelaskan bahwa setiap kegiatan madrasah harus memberikan kontribusi positif dan ditindaklanjuti melalui keterlibatan nyata seluruh warga madrasah. Ia mengingatkan agar kegiatan tidak berhenti sebagai slogan atau seremoni semata. “Setiap kegiatan itu punya makna. Setiap kegiatan itu kita harus merasa bahwa kita terlibat di dalam. Jadi jangan berarti bahwa hanya sebatas slogan saja, hanya sebatas acara seremonial saja, tapi ini harus ditindaklanjuti” ujar Dr. Hj. Suhaemi Syam, M.Pd.

Foto: Muh. Naufal Alfharo

Wijdan Imam Assaqqaf, siswa kelas XII-PK.2 salah satu siswa yang lolos melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar di Mesir, mengungkapkan bahwa ketertarikannya terhadap universitas tersebut didasari oleh reputasinya sebagai salah satu pusat keilmuan Islam dunia, khususnya dalam bidang bahasa, sastra, dan pemikiran Islam modern. Ia menjelaskan bahwa dukungan keluarga serta fasilitas pembelajaran dari MAN 3/PK Kota Makassar membantunya mempersiapkan diri sejak kelas X, dengan pendalaman materi yang lebih intensif saat kelas XII. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari keseimbangan antara doa dan usaha serta dukungan orang tua yang turut memotivasinya untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Foto: Muh. Naufal Alfharo

Peringatan Hari Santri Nasional di MAN 3/PK Kota Makassar menghadirkan tiga agenda yang mencakup penguatan nilai keagamaan, pengembangan pendidikan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Pelepasan 24 siswa ke Mesir menjadi bagian dari upaya melanjutkan pendidikan ke tingkat internasional, sementara peluncuran Barisan Sipakainge mendorong terciptanya lingkungan madrasah yang bersih, sehat, dan nyaman. Keberlanjutan setiap agenda membutuhkan keterlibatan aktif seluruh warga madrasah agar tujuan yang diharapkan dapat diwujudkan secara nyata.

Redaktur : Adelia Faeezah Putri
Editor : A.Khaerunnisa

Posting Komentar

0 Komentar