LODING : INTERNATIONAL WOMEN'S DAY


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
 
Puji syukur kami panjatkan atas kehadirat Allah SWT karena dengan rahmat dan hidayah-Nya hingga kami dapat menyelesaikan LODING edisi kali ini. Tak lupa pula shalawat serta salam kami curahkan terhadap junjungan kami Nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita dari alam gelap gulita menuju alam terang benderang.
 
Pada edisi kali ini kami mengangkat judul "Internasional Women’s Day" untuk disuguhkan kepada para pembaca. Dapat diketahui, 8 Maret kemarin telah diperingati sebagai hari perempuan sedunia atau Internasional Women’s Day dan seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Internasional Women’s Day mengusung tema #breakthebias. Untuk lebih lengkapnya kita akan membahasnya bersama-sama pada edisi penerbitan LODING kali ini!
 
Kami sadar maih banyak kekurangan dalam penerbitan LODING ini. Untuk itu, jangan lupa berikan kritik dan saran dari kepada anggota redaksi untuk membuat LODING lebih baik kedepannya. Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para pembaca yang menyempatkan membaca karya kami.
 
Salam Jurnalistik!
WassalamualaikumWarahmatullahiWabarakatuh

Topik Utama : "Apa Itu Hari Perempuan?"

Internasional Women’s Day atau Hari Perempuan Internasional dirayakan setiap tahun pada tanggal 8 Maret. Hari Perempuan Internasional ini  bertujuan untuk meningkatkan kesetaraan dan menghilangkan diskriminasi terhadap kaum wanita, serta mengapresiasi prestasi yang diraih oleh perempuan dalam bidang sosial, ekonomi, budaya, dan politik tanpa memandang etnis, linguistik, budaya, ekonomi, ataupun politik.

​Internasional Women’s Day dilaksanakan dengan tema yang berbeda setiap tahunnya. Contohnya pada tahun 2021 tema yang diusung adalah ‘Choose to Challenge’ atau ‘Memilih untuk Menantang’. Tema tersebut bermakna sebagai seruan kepada semua pihak untuk menantang dan menyerukan tentang bias dan ketidaksetaraan gender, serta merayakan pencapaian perempuan.

Artikel : "Sejarah Hari Perempuan Sedunia"

Sejarah Hari Perempuan Sedunia: Diperingati Mulai 8 Maret 1911 untuk Bebaskan Bias.
International Women's Day atau Hari Perempuan Sedunia diperingati setiap tanggal 8 Maret. Hari Perempuan Sedunia bermula dari adanya aksi unjuk rasa pada 8 Maret 1909.

Kemudian pada 1911, Hari Perempuan Sedunia mulai diperingati dengan menyoroti nilai sosial, budaya, ekonomi, dan politik perempuan. Mulanya, unjuk rasa dilakukan oleh para buruh perempuan di New York yang menuntut mengenai jam kerja yang lebih pendek, gaji yang lebih baik dan hak untuk memilih dalam berpolitik. Tuntutan tersebut juga diserukan oleh Clara Zetkin, seorang aktivis yang kemudian mengusulkan pembentukan hari perempuan internasional.

Ia memasukan idenya ini ke International Conference of Working Women yang berlangsung di Kopenhagen, Denmark pada tahun 1910. Dalam konferensi tersebut, sebanyak 100 perempuan dari 17 negara menyetujui usul Clara dengan suara bulat.

Kemudian pada 1911, Hari Perempuan Internasional dirayakan secara resmi di beberapa negara, seperti Austria, Denmark, Jerman dan Swiss.
Pada tahun 1977, Hari Perempuan Internasional diresmikan sebagai perayaan tahunan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk memperjuangkan hak perempuan dan mewujudkan perdamaian dunia.

Pemilihan tanggal 8 Maret diputuskan setelah adanya unjuk rasa para pekerja Rusia, hingga mengakibatkan adanya Revolusi Rusia pada 1917. Akhirnya, Hari Perempuan Sedunia pun dijadikan hari libur nasional di Soviet Rusia pada 1917.

Tema Hari Perempuan Sedunia 2022.
Di setiap tahunnya, peringatan International Women's Day memiliki tema yang berbeda-beda. Adapun tema pada tahun ini yakni 

#BreakTheBias yang memiliki arti tak pilih-pilih. Tema ini dibuat untuk meningkatkan kesadaran terhadap bias dunia terhadap kesetaraan gender.

#BreakTheBias memiliki pesan kepada para perempuan untuk berusaha melawan ketidaksetaraan, bias, dan stereotip yang disematkan oleh masyarakat.

Top 7 : " Wanita Inspiratif"

1. Atalia Praratya

Berusia 47 tahun, Atalia Praratya lahir di Bandung pada tanggal 20 November 1973. Istri dari Ridwan Kamil ini, merupakan lulusan dari D3 Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran, S1 Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Parahyangan, dan S2 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pasundan.

2. Najeela Shihab

Lahir di Kota Surakarta, 11 September 1976, Najeela Shihab dikenal perempuan luar biasa dan inspiratif karena fokus dengan dunia pendidikan.

3. dr. Meta Herdiana Hanindita, Sp.A (K)

Adalah dr. Meta Herdiana Hanindita, Sp.A (K) yang lahir di Bandung, pada 14 Februari, seorang dokter spesialis anak yang menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Airlangga, Surabaya. Dokter yang juga konselor laktasi ini dikenal luas sebagai pembicara di berbagai acara kesehatan. Ia kerap berbagi ilmu terkait dengan nutrisi anak, seperti pemberian MPASI lewat blog pribadinya, sosial media, juga telah menelurkan beberapa buku, salah satunya Buku Mommyclopedia: 567 fakta tentang MPASI.

4. Prita Hapsari Ghozie, SE, MCom, GCertFinPlanning, CFP, QWP

Seorang ibu dari dua anak yang juga merupakan CEO & financial planner, financial educator, public speaker, penulis, dan dosen FEB-UI. Lahir pada 1 Oktober 1980 ia sudah menjadi seorang investor sejak 16 tahun, belajar dari sang ayah, Dr. Ir. Iwan Pontjowinoto, MM yang merupakan pencetus Reksa Dana di Indonesia, pendiri Masyarakat Ekonomi Syariah, dan pelopor Jakarta Islamic Index.

5. Valencia Mieke Randa

Perempuan bernama lengkap Valencia Mieke Randa yang juga dikenal melalui akun Twitter @justsilly ini mendirikan komunitas Blood for Life Indonesia (Blood4LifeID), sejak 19 Maret 2009 untuk membangun jejaring bagi mereka yang membutuhkan darah secara gratis. Ia pun mendirikan Valencia Care Foundation (VCF). 

6. Dian Pelangi

Lahir di Palembang tanggal 14 Januari 1991 dengan nama Dian Wahyu Utami. Merupakan lulusan di École supérieure des arts et techniques de la mode (ESMOD) di Paris pada 2008. Dian Pelangi dikenal sebagai Fashion Designer

7. Najwa Shihab

Lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 16 September 1977 kiprah Najwa Shihab sebagai seorang jurnalis kritis kian populer, khususnya berkat acara Mata Najwa yang ditayangkan di stasiun televisi Swasta. Najwa yang merupakan anak dari ulama Quraish Shihab ini merupakan alumnus Fakultas Hukum UI.

Pojok Info : 

1. Kebijakan pemerintah terkait Kelangkaan minyak goreng di dalam negeri, efektif kah?
​​
Kelangkaan minyak goreng di dalam negeri kian hari makin meresahkan masyarakat. Pemerintah juga telah meluncurkan beberapa kebijakan untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng di dalam negeri. Akan tetapi kebijakan tersebut menuai pro kontra dari beberapa kalangan.
 
Pengusaha minyak kelapa sawit menyebut kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng dapat menimbulkan pasar gelap. Pasalnya, kebijakan itu memicu perbedaan yang sangat jauh antara harga yang ditetapkan pemerintah dengan yang ada di lapangan. Terlebih, menurutnya harga yang ditetapkan pemerintah membuat pedagang limbung. Pasalnya, harga minyak goreng yang ada di pasaran tidak sesuai dengan harga yang ditetapkan.
 
Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga mengatakan industri kecewa dengan kebijakan pemerintah menaikkan kewajiban alokasi minyak goreng untuk kepentingan dalam negeri Domestic Market Obligation (DMO) menjadi 30 persen dari total ekspor.
 
Senada, Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Kelapa sawit Indonesia (Gapki) Eddy Martono mengatakan pemerintah seharusnya lebih bijak mengambil keputusan. Pasalnya, dalam waktu dekat akan memasuki bulan Ramadan dan Lebaran. Apabila kebijakan tersebut diimplementasikan, maka ia khawatir akan berdampak buruk terhadap masyarakat. "Padahal sebentar lagi Ramadan dan Lebaran. Ini harus ada concern pemerintah bahwa kalau ini gak selesai ini jadi bahaya, nanti malah makin kacau," katanya.
 
Kementrian perdagangan mengatakan pemerintah secara bertahap menyelesaikan persoalan produksi hingga distribusi minyak goreng agar bisa diperoleh dengan mudah, dengan harga yang terjangkau di masyarakat.
 
 
2. Pertempuran Rusia vs Ukraina yang kian sengit, negosiasi sulit tercapai
  
Invasi yang memasuki minggu kedua, situasi terkini Rusia vs Ukraina, pasukan Rusia terus membuat kemajuan signifikan di Ukraina selatan tetapi terhenti di beberapa wilayah lain. Pengeboman terus-menerus, termasuk di beberapa wilayah terpadat di Ukraina, telah menghasilkan krisis kemanusiaan berupa berkurangnya pasokan makanan, air, dan medis. Pertempuran tentara Rusia vs Ukraina di pinggiran Ibu Kota Kyiv dilaporkan semakin sengit pada Jumat (11/3).
 
Citra satelit Maxar Technologies menunjukkan pinggiran barat laut dan utara Kyiv termasuk Kota Chernihiv dilaporkan mengalami kerusakan signifikan akibat pertempuran kedua kubu. Ukraina mengklaim, pasukannya telah menewaskan lebih dari 11.000 tentara Rusia. Sementara Rusia hanya mengonfirmasi sekitar 500 tentaranya tewas. Jumlah pengungsi dari Ukraina kini telah menembus angka 2 juta orang.
 
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, Rusia hanya akan menghentikan operasi militernya jika Ukraina berhenti berperang dan tuntutan Moskow dipenuhi. 
Dilaporkan The Telegraph, Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengungkap ada empat tuntuan yang harus disetujui Ukraina. Yakni: Menghentikan aksi militer (demiliterisasi) dan denazifikasi, Mengubah konstitusi Ukraina menjadi negara netral (tidak bergabung dengan blok atau aliansi militer manapun seperti NATO), Mengakui Krimea sebagai wilayah Rusia, Mengakui republik pemberontak Ukraina di Donetsk dan Luhansk sebagai negara merdeka.
 
Negosiasi yang telah dilakukan sebanyak 3 kali masih saja menemui jalan buntu. Negosiator Rusia mengatakan, mereka tidak memiliki perkembangan positif untuk dilaporkan setelah pembicaraan dengan Ukraina berlangsung alot. Bahkan, Rusia pesimistis negosiasi selanjutnya dapat membawa hasil akhir.
 
Sumber :
1.https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20220311174847-92-770075/pengusaha-protes-wajib-pasok-minyak-goreng-ke-ri-naik-jadi-30-persen#

2. https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20220311184301-92-770109/kemendag-salahkan-panic-buying-masyarakat-dalam-minyak-goreng-langka

3. https://deskjabar.pikiran-rakyat.com/internasional/pr-1133921412/situasi-terkini-rusia-vs-ukraina-kota-kyiv-mencekam-p

4. https://www.cnnindonesia.com/internasional/20220311102056-134-769766/perang-rusia-vs-ukraina-kian-sengit-gudang-minyak-di-kyiv-terbakar


Posting Komentar

0 Komentar