![]() |
| Penulis: Nalani Alodia Mujab |
KIRM3M,- MAN 3 Kota Makassar menggelar Pentas Seni dalam rangka Ujian Praktik Seni Budaya pada Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap Kelas XI Tahun Ajaran 2025/2026, Selasa (02/06/2026), di Auditorium MAN 3 Kota Makassar. Kegiatan yang dihadiri oleh para guru dan diikuti oleh seluruh peserta didik kelas XI tersebut menampilkan berbagai tarian daerah dari berbagai wilayah di Indonesia serta penampilan vokal yang membawakan lagu nasional dan lagu populer sebagai bagian dari penilaian mata pelajaran Seni Budaya.
Suasana
acara berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Berbagai penampilan seni seperti
tari, musik, dan vokal ditampilkan secara bergantian oleh para peserta. Setiap
kelompok berusaha menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan guru dan
penonton. Dukungan serta tepuk tangan dari para penonton turut menambah
semangat para peserta sehingga kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh
semarak.
Kegiatan ini
diselenggarakan untuk memberikan ruang bagi siswa-siswi dalam mengembangkan
kemampuan berkesenian yang telah dipelajari selama proses pembelajaran. Selain
menjadi bagian dari penilaian mata pelajaran Seni Budaya, acara ini juga
bertujuan melatih rasa percaya diri, kreativitas, tanggung jawab, serta
kemampuan bekerja sama dalam mempersiapkan dan menampilkan sebuah pertunjukan.
![]() |
| Foto: Ahmad Aryun Alfaidzi |
Guru Seni Budaya, Rina Ariani, S.Pd., menyampaikan bahwa Pentas Seni memberikan banyak manfaat bagi perkembangan peserta didik. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan bakat dan kreativitas, tetapi juga melatih berbagai keterampilan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai bahwa proses persiapan hingga pelaksanaan acara dapat membantu membangun karakter dan pengalaman berharga bagi para peserta.
“Pentas
seni sangat penting. Ujian tulis menguji kemampuan berpikir, tetapi pentas seni
menguji keberanian, kerja sama, dan rasa percaya diri. Melalui pentas seni,
siswa-siswi belajar tanggung jawab, menghargai karya teman, serta melestarikan
budaya,” ujarnya.
Sementara
itu, salah seorang peserta kelas XI, Andi Arlika Cahyani Maulidya (XI.C2) mengungkapkan bahwa tantangan terbesar selama
proses persiapan adalah mengatur waktu. Menurutnya, jadwal latihan yang cukup
padat harus diseimbangkan dengan berbagai kegiatan lain, seperti
ekstrakurikuler, tugas sekolah, dan pekerjaan rumah sehingga diperlukan
manajemen waktu yang baik agar seluruh kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
“Tantangan
terbesar yang saya hadapi adalah membagi waktu. Saya harus meluangkan waktu
untuk latihan setiap hari, sekaligus menyeimbangkannya dengan kegiatan
ekstrakurikuler, tugas sekolah, dan pekerjaan rumah. Oleh karena itu, mengatur
waktu dengan baik menjadi tantangan terbesar selama proses persiapan,” ungkap
peserta tersebut.
![]() |
| Foto: Eka Anita Indah |
Secara keseluruhan, Pentas Seni Kelas XI di MAN 3 Kota Makassar berlangsung dengan lancar dan sukses. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk menampilkan kemampuan di bidang seni, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas, membangun rasa percaya diri, serta memperkuat kerja sama antarpeserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berkarya dan apresiasi terhadap seni dapat terus tumbuh di lingkungan madrasah.
Editor: Nurfadhilah



0 Komentar