![]() |
| Penulis: Nasyiah Nur Marwah |
KIRM3M,- MAN 3/PK Kota Makassar menggelar upacara bendera memperingati Hari Lahir Pancasila pada Senin (01/06/2026) pukul 07.28 WITA di Lapangan Semi-Indoor MAN 3 Kota Makassar. Agenda tahunan yang diikuti oleh segenap tenaga pendidik, staf tata usaha, dan mayoritas siswa ini berlangsung tertib, antusias, serta penuh khidmat.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Suedi, S.Pd.I., M.Pd., Kasubag TU Kementerian Agama Kota Makassar, membacakan naskah pidato resmi Hari Lahir Pancasila yang diterbitkan oleh BPIP mengenai pentingnya dasar negara di tengah arus globalisasi. Melalui pidato tersebut, generasi muda diajak untuk menjaga eksistensi Pancasila agar tidak sekadar menjadi teks sejarah.
“Pancasila adalah 'bintang penuntun' yang telah membuktikan ketangguhannya... Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda melihat bahwa Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology). Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” ujar Pembina Upacara.
![]() |
| Foto: Achmad Rafi Zayyan |
Sejalan dengan naskah amanat dari Kepala BPIP, salah satu guru MAN 3 Kota Makassar yaitu Mentari Marzuki, S.Pd. yang juga bertugas mengawal pembacaan teks UUD 1945, turut menyampaikan pandangan mendalam mengenai pentingnya menanamkan nilai kebangsaan di lembaga pendidikan. Beliau menegaskan bahwa peringatan di lingkungan sekolah sangat esensial untuk menginternalisasi nilai-nilai luhur dan menumbuhkan semangat nasionalisme di dalam sanubari para siswa agar mereka senantiasa menghargai jasa para pahlawan.
“Harapan terbesar saya, di tengah derasnya arus globalisasi yang membawa banyak dampak negatif, karakter yang berlandaskan Pancasila ini dapat menjadi benteng pertahanan yang vital agar seluruh perilaku siswa tetap berpijak pada norma dasar negara,” ujarnya.
![]() |
| Foto: Achmad Rafi Zayyan |
Upacara peringatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sebuah langkah nyata MAN 3/PK Kota Makassar dalam menanamkan jiwa nasionalisme. Melalui sinergi pemikiran dan komitmen bersama, kegiatan ini berhasil memperkuat fondasi karakter warga madrasah untuk menjaga, merawat, dan menghidupkan nilai-nilai Pancasila demi kemajuan bangsa di masa depan.



0 Komentar