Siswa-Siswi MAN 3/PK Kota Makassar Menumbuhkan Empati melalui Jumat Penyejuk Hati dan Bahaya Perundungan

Penulis: Adelia Faeezah Putri

KIRM3M,― MAN 3/PK Kota Makassar menggelar kegiatan Tausiah Rutin pada Jumat (24/04/2026) di Lapangan Semi Indoor MAN 3 Kota Makassar. Kegiatan ini dihadiri oleh siswa-siswi, guru, serta staf dengan tujuan memberikan pemahaman tentang cyberbullying dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini dilaksanakan secara tertib dan penuh perhatian.

Jumat Penyejuk Hati kali ini mengusung tema “Pandangan Islam Mengenai Perundungan”. Tema tersebut menjelaskan bahwa cyberbullying merupakan perilaku yang sangat tidak dianjurkan dalam Islam karena dapat menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun mental. Islam mengajarkan umatnya untuk saling menghormati, serta memperlakukan sesama dengan penuh kasih sayang.

Pembicara H. Muh. Yusuf, Lc., MA. memaparkan pentingnya kesadaran dalam menggunakan media digital secara bijak. Ia menekankan perlunya pengawasan dan edukasi agar siswa-siswi dapat terhindar dari dampak negatif dunia maya serta mampu membangun interaksi sehat dan positif di lingkungan digital.

Ia menyatakan, “Perilaku cyberbullying di kalangan remaja semakin meningkat dan perlu perhatian serius karena berdampak negatif, seperti stres, kecemasan, dan menurunnya rasa percaya diri. Oleh sebab itu, setiap individu harus mampu mengendalikan diri dan menggunakan media digital dengan penuh tanggung jawab.”

Foto: Achmad Rafi Zayyan 

Dari pihak guru madrasah, Irabuana, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan hari ini sangat bermanfaat bagi para siswa-siswi karena mengajarkan pentingnya untuk tidak saling merundung. Ia juga mengingatkan bahwa setiap tindakan perundungan akan ditindak tegas oleh pihak sekolah, baik yang bersifat fisik maupun nonfisik.

Salah satu siswi, Besse Almairah Alamsyah (X.2) menyampaikan harapannya, “Semoga melalui kegiatan hari ini, kasus cyberbullying di lingkungan digital dapat berkurang, karena pada dasarnya Islam mengajarkan untuk saling menyayangi sesama makhluk hidup.” 

Foto: Achmad Rafi Zayyan 

Dengan adanya kegiatan Tausiah Rutin ini, diharapkan seluruh siswa-siswi dapat memahami pentingnya menjaga sikap dan perilaku terhadap sesama, sehingga tercipta lingkungan madrasah yang harmonis, aman, dan bebas perundungan. 

Redaktur: Dinara Aprylia Hamdani 
Editor: Annisa Aulia Aljabar

Posting Komentar

0 Komentar